Minggu, 22 Mei 2011

Guru Terbaik

Dari mana memulainya yah? dalam bulan mei ini banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dari perjalanan hidup saya.. sambil mendengarkan lagu lagu dari Efek Rumah Kaca dan kepul asap yang menemani.. niat nulis blog mulai muncul lagi.. yeaah!!

sebelum menyambut bulan mei ada berita duka, seorang teman telah mencapai akhir perjalanan hidupnya.. gue pernah deket sama dia, yaaaah, walaupun sebatas dekat, tapi banyak cerita disitu, banyak coretan memori yang sudah dialami bersamanya.. kabarnya sangat mengejutkan.. terakhir kali berkomunikasi, dia gue suruh baca blog ini, belom sempet nanya pendapatnya, tiba tiba dapet kabar begituan.. T.T...... lebih dari sekedar pendapat, gue merasa dia spesial, rasa kehilangan itu baru bener bener kerasa saat orang itu telah pergi.. maaf banget ga bisa hadir saat itu.. nyesel, tapi ada sesuatu yang ga bisa dikesampingkan besoknya. karena terbatas waktu dan jarak gue merasa ada yang harus dikorbankan.. maaf, tulus banget minta maaf, kalau dia masih bisa baca..

setelah kejadian itu awal mei disambut dengan kegiatan menyegarkan hati, walaupun ga begitu seger.. pengobatan gratis bareng bareng saudara seiman buat warga.. seneng bisa belajar tulus bantu orang, semoga ini bisa didedikasiin buat dia..

baru sadar ternyata bulan mei sangat berkesan, beberapa orang yang gue kagumi lahir dibulan mei, orang orang yang terbilang cukup penting buat gue juga lahir bulan mei.. ada apa yah sama bulan mei?? hahaha..

di pertengahan mei sampai akhir ini waktu tersibuk mungkin dalam hidup gue.. antara menuntaskan janji, menghabisakan ambisi dan menyalurkan hasrat hadir saat momen pengajuan diri sebagai calon pemimpin.. jauh dari arti pemimpin yang hanya sebatas jabatan, ini melebihi itu, saat terpilih nanti anda akan menjadi ROLE MODEL bagi anggota anda nantinya, budaya yang anda terapkan akan berimbas bagi anggotanya nanti.. gak muluk sih, masih banyak faktor yang memungkinkan hal itu ga terjadi, ga cuma kepribadian, mental, visi & misi, tapi ada sesuatu yang diperjuangkan disini.. gue pribadi memperjuangkan hal yang sebenernya ga bisa dikondisikan sedemikian rupa.. tapi kembali lagi pada persepsi, gue coba memperjuangkan apa sih sesungguhnya arti keluarga menurut idealis gue?, bagaimana organisasi yang baik menurut paham gue? budaya apa sih yang bisa gue tawarkan? nah, itu dia, gue mau memperjuangkan asas kekeluargaan sesungguhnya, keterbukaan batin antar sesamanya, "kenal" satu sama lain lebih penting buat sebuah organisasi.. budaya jujur yang coba gue tawarkan.. tapi kembali lagi, pemaknaan dari sebuah objek bagi setiap yang memaknainya berbeda-beda bung!!

gue ga bisa paksa mereka buat  belajar jujur, manusia ga bisa jadi guru bagi siapapun kalau orang itu sendiri tidak bisa memaknai apa yang dimau oleh orang itu.. setuju??? jadi, intinya guru terbaik dalam hidup anda adalah diri anda sendiri.. bukan berarti anda yang paling benar atau anda adalah sebuah keabsolutan yang harus diperjuangkan, memang ego itu perlu karena kita manusia.. tapi dengan adanya orang lain kita menyadari bahwa kita tidak sendiri, kita perlu mereka untuk membentuk kebijaksanaan kita, tapi apakah hanya sebatas itu?? silahkan maknai orang yang berada disekitar anda. maknai dengan baik menurut paham terbaik anda dan tidak merugikan orang lain.. nah looh.. bingung kan?? bukan hanya sebatas positif thinking tapi banyak pelajaran dari apa yang anda maknai sendiri. sama seperti tulisan kali ini, silahkan anda memaknainya seperti apa?? diri anda adalah guru terbaik bagi diri sendiri..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar